Bunda, Pahami Tantrum Pada Anak



Anak Tantrum? Begini Cara Mengatasinya!

Tantrum, (sumber gambar: google)

Setiap orang tua yang memiliki anak, pasti pernah mengalami kondisi anak tantrum. Anak menangis sejadi-jadinya bahkan sampai mengamuk melempar barang-barang di sekitarnya tanpa diketahui apa penyebabnya. Sebagai orang tua yang menghadapi hal tersebut, terkadang bingung harus melakukan apa; ada yang memilih mendiamkan si anak sampai anak merasa lelah menangis dan mengamuk hingga akhirnya diam, dan ada juga yang sampai memarahi anak karena anak tak kunjung diam.

Banyak yang harus dipahami seseorang saat telah menjadi orang tua, salah satunya memahami permasalahan tantrum pada anak ini. Tahukah bahwa terjadinya tantrum pada anak sering disebabkan adanya keinginan anak terhadap sesuatu, namun anak tidak dapat mengungkapkannya. Mengapa? karena masih terbatasnya kemampuan berbahasa pada anak. Biasanya anak memilih tantrum adalah cara untuk mereka keluar dari sebuah masalah.

Lantas sebenarnya bagaimana yang harus dilakukan  orang tua saat menghadapi anak yang sedang tantrum? Ada empat cara yang seharusnya dilakukan, antara lain:
1. Berbicara dengan anak
Bunda dan Ayah harus mengajak anak berbicara dengan baik dan bijak, seperti memberitahu bahwa sebenarnya ayah dan bunda juga merasakan apa yang mereka rasakan, serta memberi banyak pujian agar tantrum pada anak mereda,
2. Bunda dan Ayah harus bersikap tenang menghadapi anak
sebagai orang tua saat menghadapi anak yang sedang tantrum harus tenang, jangan terbawa emosi. Beritahukan dengan sikap tenang bunda dan ayah bahwa yang anak lakukan bukanlah hal baik,
3. Cari pengalihan
sebagai orang tua saat menghadapi anak yang sedang tantrum harus tenang, jangan terbawa emosi. Beritahukan dengan sikap tenang bunda dan ayah bahwa yang anak lakukan bukanlah hal baik,
4. Jangan memukul anak
Saat sedang menghadapi anak yang tantrum, terkadang ayah dan bunda sering menjadi jengkel. Eits tapi usahakan ayah dan bunda tetap menjaga emosi yaaa, jangan sampai ayah dan bunda membentak atau malah sampai memukul anak karena hal tersebut malah akan membuat tantrumnya menjadi lebih buruk dan akan menyebabkan anak memiliki luka hati terhadap apa yang dilakukan oleh orang tuanya.

Selain memahami bagaimana mengatasi anak yang sedang tantrum, para orang tua juga harus memahami; ternyata tantrum pada anak memiliki manfaat tersendiri. Percaya bahwa anak menangis dan mengamuk sejadi-jadinya memiliki manfaat untuk dirinya? Yup, berikut manfaat pada anak yang mengalami tantrum:
1. Tantrum akan membuat emosi anak menjadi lebih baik
Ada seorang ahli, Debora MacNamara, Ph,D., seorang pendidik orang tua dan penulis mengatakan; "Menangis bukanlah rasa sakut, tetapi proses menjadi tidak terluka". Nahhhh ketika anak menangis secara otomatis anak akan melepaskan stres yang dirasakan dalam tubuhnya. Jadi jangan khawatir ya untuk para orang tua saat menghadapi anak yang sedang mengalami tantrum.
2. Menangis dapat membantu anak belajar
Tantrum dijadikan sebagai cara anak untuk belajar mengekspresikan rasa frustasi, setelah itu anak akan merasa lega dan menemukan solusi atas kesulitan yang sedang ia kerjakan,
3. Anak dapat tidur lebih nyenyak
Setelah tantrum yang dialami, anak menjadi merasa lelah dan membutuhkan istirahat yang cukup sehingga anak akan tertidur lebih nyenyak dari biasanya,
4. Anak akan lebih mengerti dalam menunjukkan perasaannya
Tantrum adalah cara anak untuk mengungkapkan perasaan, misal saat anak tidak berhasil memasang mainan barunya ia merasa kesal dan mengamuk karena ia belum mampu berkomunikasi dengan baik dalam meminta bantuan. Dari sini orang tua pun jadi paham penyebab dari anaknya yang tiba-tiba mengamuk dan memberi pertolongan kepada anak.
5. Membantu anak membedakan hal yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan
Saat tantrum orang tua berkesempatan untuk berbicara hal yang bijak namun tetap tegas kepada anak dan mengatakan bahwa hal yang dilakukannya saat menangis dan mengamuk adalah hal yang tidak baik. Dari situ anak belajar memahami bahwa mengamuk adalah hal yang tidak diperbolehkan.
6. Orang tua menjadi lebih dekat dengan anak
Saat anak mulai menangis dan mengamuk ayah atau ibu akan berbicara dengan baik pada anak,  sehingga akan tercipta hubungan yang lebih erat antara orang tua dan anak.

Nah setelah memahami apa itu tantrum dan bagaimana cara mengatasi anak saat tantrum berikut dengan manfaatnya, para orang tua sudah tidak perlu khawatir lagi jika anak sedang mengalami tantrum.

Comments

Popular Posts