Wisata Pacuan Kuda Tegalwaton, Tengaran

Tempat Wisata untuk Berkuda 

Senja di Pacuan Kuda Tegalwaton, dok: pribadi

Tahun 2016 lalu saya mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang merupakan salah satu mata kuliah wajib, di mana setiap mahasiswa dituntut untuk mengabdi kepada masyarakat sesuai kemampuan bidang yang dimiliki. KKN ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dari tiap-tiap fakultas berbeda di Universitas Diponegoro. Saya sendiri ditugaskan mengabdi di Kecamatan Tengaran Jawa Tengah bersama dengan teman-teman baru saya dari jurusan berbeda, antara lain: Psikologi, Hukum, Teknik Sipil, dan Ilmu Pemerintahan (sedang saya sendiri berasal dari jurusan Sastra Indonesia).

     Saya tidak akan bercerita bagaimana proses saya mengabdi, mengenal masyarakat, dan hal lain yang berhubungan dengan KKN. Saya pikir lebih asyik jika saya mengenalkan sebuah tempat yang belum banyak diketahui masyarakat di daerah kecamatan Tengaran: saya pun mengetahui tempat ini karena saya dan teman-teman lainnya mencoba untuk "melipir"-- mengalihkan isu-isu terkait tugas KKN.
Obrolan ngalor-ngidul sore hari membawa kami untuk mendatangi pacuan kuda yang ada di daerah Tegalwaton, Tengaran.

Berasama Teman-teman KKN di Pacuan Kuda Tegalwaton, dok: pribadi

Berfoto di Pacuan Kuda Tegalwaton, dok: pribadi

     Pacuan kuda Tegalwaton berlokasi di desa Tegalwaton Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang atau lebih sering dikenal dengan pacuan kuda Tegalwaton Salatiga, karena letaknya memang tidak jauh dari Salatiga. Desa Tegalwaton juga dikenal dengan sebutan "kampung koboi", di mana kampung tersebut memiliki fasilitas yang berhubungan dengan aktivitas berkuda; lapangan pacuan kuda lengkap dengan pemandangan gunung merapi dan merbabu, sekolah berkuda, turnamen berkuda, serta menjadi tempat wisata berkuda (wisata menunggang kuda). Ratusan ekor kuda juga tak luput dipelihara di kampung koboi tersebut, termasuk jenis kuda pacu dan kuda poni. Tak hanya itu, Tegalwaton adalah satu-satunya tempat wisata berkuda yang ada di daerah Jawa Tengah.

     Saya bersama teman-teman mengunjungi Tegalwaton di sore hari; view di lapangan pacuan sore hari sangat cocok untuk terapi katarsis bagi saya. Langit jingga yang menjadi latar berdirinya gunung merbabu dan merapi terlihat sangat cantik. Jika tidak mendung, menikmati senja di lapangan pacuan kuda Tegalwaton sangat recommended, belum lagi ditambah dengan pemandangan beberapa kuda yang sedang diangon oleh tuannya. Dipastikan kalian akan mendapat hasil foto yang memuaskan!


Sore Hari Berkuda di Tegalwaton, dok: instagram KKN Tegalwaton

Sore hari di Lapangan Pacuan Kuda Tegalwaton, dok: pribadi

    KKN yang diselenggarakan di kampus kami, bertepatan dengan adanya turnamen berkuda di Tegalwaton (kecamatan Tengaran yang lokasinya kami gunakan sebagai pengabdian masyarat); kami berkesempatan menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Sayangnya saya lupa apa nama turnamen tersebut, yang jelas banyak sekali peserta yang berasal dari luar daerah, seperti: Kalimantan, Surabaya, Bali dan Sumba, kuda mereka juga berasal dari daerah tersebut. Masyarakat yang ingin menonton turnamen dari tribun dikenakan biaya Rp. 5.000,-, namun berhubung kami anak KKN yang sedang mengabdi di kecamatan Tengaran, kami terbebas dari membayar tiket masuk pertandingan turnamen berkuda.
Lapangan pacuan kuda Tegalwaton terbuka untuk siapa saja yang ingin berkunjung, jika tidak ada turnamen, masyarakat tidak dipungut biaya untuk masuk ke lapangan pacuan. Hanya saja jika kalian ingin wisata berkuda, masyarakat memasang tarif tersendiri (tarif masih normal karena tergolong tidak mahal).

Turnamen Berkuda 2016 di Tegalwaton, dok: instagram KKN Tegalwaton

     Bagi masyarakat setempat, adanya lapangan pacuan kuda di Tegalwaton memberikan dampak positif: terutama pada sektor ekonomi. Masyarakat mengaku terbantu, karena lapangan pacu memberikan lapangan pekerjaan baru: jika tidak ada turnamen sebagian besar masyarakat bekerja sebagai perawat kuda, jika ada turnamen masyarakat membuka warung dadakan dengan menjual makanan dan minuman, serta merchandise dari wisata pacuan kuda Tegalwaton. Hal tersebut dianggap membawa berkah bagi masyarakat Tegalwaton; Alhamdulillah.

Kalian senang dengan kuda? punya keinginan untuk bisa berkuda? dan berdomisili di Jawa tengah? Kalian dapat mengunjungi pacuan kuda Tegalwaton, Tengaran, Semarang.




     

Comments

Popular Posts