Pengalaman Membuat SKCK: Begini Cara Membuat SKCK di Polsek dan Polres!

Alur dan Syarat Pembuatan SKCK di Polsek dan Polres


Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut dengan SKCK sangat dibutukan oleh masyarakat dalam berbagai keperluan. SKCK dikeluarkan oleh kepolisian sebagai surat keterangan catatan kejahatan seseorang. Biasanya masyarakat membutuhkan SKCK untuk memenuhi persyaratan dalam melamar pekerjaan,  membuat surat pindah domisili (pindah tempat tinggal), melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi, membuat izin usaha, dan pembuatan visa.


Surat Keterangan Catatan Kepolisian, dok: pribadi


Beberapa waktu lalu saya membutuhkan SKCK sebagai persyaratan melamar pekerjaan di perusahaan swasta, kemudian saya membuat SKCK di Polsek Kebayoran Lama (Jl. Kyai Maja No. 62 Kebayoran, Lama Jakarta Selatan) yang kebetulan dekat dengan daerah rumah saya. Pelayanan pembuatan atau perpanjangan SKCK di Polsek Kebayoran Lama ini dibuka pada hari Senin-Jumat pukul 08.00-14.00 WIB. Persyaratan yang harus dilengkapi untuk pembuatan maupun perpanjangan SKCK di Polsek, antara lain: 
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) 1 lembar
  • Fotokopi Akta Kelahiran 1 lembar
  • Fotokopi KTP 1 lembar
  • Pas poto berlatar merah ukuran 4x6 4 lembar
  • SKCK lama (ini berlaku untuk perpanjangan SKCK)
     Pembuatan SKCK di Polsek lebih mudah dibandingkan pembuatan SKCK di Polres, sebab pembuatan SKCK di Polsek tidak memerlukan sidik jari: Anda akan langsung mengantre ke loket dengan menyerahkan persyaratan di atas. Setelah dirasa persyaratan sudah lengkap, anda dapat langsung membayar administrasi sebesar Rp. 30.000,- dan menunggu hingga SKCK selesai dikerjakan.

Kwitansi Pembayaran Pembuatan SKCK Polsek, dok: pribadi

     Selain di Polsek, saya juga membuat SKCK di Polres sebagai syarat untuk melamar CPNS, mengingat pendaftaran CPNS akan dibuka dua minggu lagi. Perbedaan SKCK yang diterbitkan oleh Polsek dan Polres terletak dikegunaannya: untuk SKCK yang diterbitkan di Polsek digunakan untuk melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan swasta, sedangkan untuk melamar pekerjaan di perusahaan milik negara, seperti melamar di BUMN dan CPNS dibutuhkan SKCK yang tingkatannya lebih tinggi yaitu SKCK yang diterbitkan oleh Polres.

    Polres yang saya kunjungi adalah Polres Metro Jakarta Selatan (Jl. Wijaya 11 no. 42 Kebayoran, Jakarta Selatan). Tidak  berbeda dengan Polsek, Pelayanan SKCK di Polres juga dilakukan pada hari Senin- Jumat pukul 08.00-14.00 WIB. Namun sebaiknya anda datang lebih awal mengingat ini adalah pelayanan SKCK yang tingkatnya lebih besar dari Polsek terlebih sebentar lagi akan diadakan pembukaan CPNS, dipastikan masyarakat yang datang ke Polres untuk pembuatan maupun perpanjangan SKCK pasti lebih banyak.

    Benar saja, pada hari Senin saya datang ke Polres pukul 07.00. Sesampainya di sana, para staf kepolisian tengah upacara bendera dan pelayanan SKCK belum dibuka, namun sudah banyak orang yang menunggu di luar gerbang polres. Begitu pelayanan dibuka saya diharuskan antre terkait administrasi, dan saya mendapat urutan ke enam belas dari puluhan orang yang mengantre: lalu persyaratan saya diperiksa oleh petugas loket. Tak jauh berbeda dengan pembuatan SKCK di Polsek, persyaratan SKCK di Polres hanya berbeda pada jumlah foto-- untuk pembuatan SKCK baru dibutuhkan foto berlatar merah ukuran 4x6 sejumlah 5 lembar, sedangkan untuk perpanjangan SKCK jumlah foto yang dibutuhkan adalah 6 lembar. Setelah persyaratan lengkap, saya diharuskan membayar dengan biaya yang jumlahnya sama saat pembuatan SKCK di Polsek, yaitu Rp. 30.000,-

Antrean pelayanan SKCK di Polres saat pagi hari, dok: pribadi

     Saat telah membayar, petugas mengembalikan berkas dan saya diharuskan mengisi biodata pada aplikasi online yang sebelumnya harus saya download di hp saya, yaitu aplikasi Smart Polres. Aplikasi tersebut hanya tersedia di play store atau di sistem android saja, dan belum tersedia di sistem ios. Namun jangan khawatir bagi pengguna hp bersistem ios, Polres Metro Jakarta Selatan menyediakan sebuah komputer untuk membantu mengisi biodata online.
Setelah berhasil membuat akun dan mengisi biodata, saya mendapatkan nomor verifikasi yang harus saya catat di bagian depan berkas persyaratan. Proses ini berlaku untuk pembuatan dan perpanjangan SKCK.

aplikasi Smart Polres Jakarta Selatan, dok: pribadi

langkah pengisian online di aplikasi Smart Polres, dok: pribadi

    Proses selanjutnya adalah sidik jari yang diperuntukkan bagi pembuatan SKCK baru. Jika anda melakukan perpanjangan SKCK, anda hanya perlu mencatat nomor verifikasi dan menyerahkan kembali persyaratan anda ke petugas yang bersebelahan dengan petugas loket.
Terkait pembuatan SKCK baru, saya harus melakukan sidik jari di ruangan yang sudah disediakan. Namun sebelumnya petugas memberikan blanko yang harus saya isi dan kemudian dikembalikan ke petugas yang berada di dalam: lalu saya akan dipanggil untuk melakukan sidik jari sesuai antrean.


blanko sidik jari, dok: pribadi

     Selesai melakukan sidik jari, blanko yang sudah berisi sidik jari beserta persyaratan diserahkan ke petugas yang menangani pemrosesan sidik jari (masih di dalam ruangan sidik jari). Setelah blanko sidik jari diproses, berkas persyaratan diserahkan ke petugas yang bertugas mencetak SKCK (petugas berada di luar ruang sidik jari, dan berada di samping petugas loket). Lalu saya harus bersabar menunggu SKCK sampai selesai dicetak.
Pelayanan SKCK di Polres juga menyediakan legalisir SKCK: ketika saya telah mendapatkan SKCK, saya memutuskan untuk melegalisirnya (barangkali suatu saat diperlukan legalisirnya, dan mengantisipasi agar tidak bolak-balik ke Polres; mengingat rumah saya lumayan jauh dari Polres).
Untuk melegalisir, tersedia tempat fotokopi yang berada di sebelah kantor pelayanan SKCK. Saat itu saya memutuskan untuk melegalisir sejumlah 5 lembar. Biaya yang harus dibayar untuk fotokopian sebesar Rp. 2000,- / 5 lembar, dan untuk legalisir SKCK tidak dikenakan biaya kembali. Lalu saya kembali masuk ke kantor pelayanan SKCK dan menyerahkan fotokopi tersebut ke petugas bagian legalisir (petugas berada di dekat loket).

     Pembuatan SKCK pada saat ini berbeda dengan zaman dahulu: saat ini tidak lagi diperlukan surat pengantar RT, RW, bahkan Kelurahan-- cukup datang langsung ke polsek atau polres dengan membawa persyaratan yang telah disebutkan di atas dan jangan lupa untuk membawa uang administrasi.

Akhirnya proses pembuatan SKCK saya selesai pada pukul 12.00 siang, lumayan menghabiskan banyak waktu memang. Bagi anda yang juga akan membuat SKCK di polsek maupun polres, sebaiknya datang lebih awal di pagi hari seperti saya. Jangan sampai kesiangan, jika kesiangan bisa-bisa SKCK anda malah tidak selesai dalam sehari.

Selamat membuat SKCK!



Comments

Popular Posts