Pengalaman Pertama Tes di Shopee

Pengalaman Pertama Tes sebagai Customer Operation Shopee


Shopee adalah sebuah perusahaan startup yang bergerak di bidang e-commerce, di mana perusahaan tersebut mempertemukan antara penjual dan pembeli secara langsung melalui chat. Saat ini shopee merupakan salah satu perusahaan yang besar dan sangat sedang berkembang, jika dilihat dari awal didirikan di tahun 2015. Hal tersebutlah yang membuat banyak pencari kerja untuk mencoba peruntungan menjadi karyawan di shopee.


Shopee, dok: google

Saya sendiri pun turut mencoba peruntungan untuk menjadi karyawan di sana. Saya mencoba melamar di laman web shopee, yaitu careers.shopee.co.id dengan posisi customer operations L1 di mana pada posisi tersebut karyawan diharuskan untuk menjadi “solusi” untuk para pelanggan (baik penjual maupun pembeli) melalui telpon, email, dan juga live chat.
      Dua hari setelah mendaftar melalui laman web tersebut, saya mendapatkan pemberitahuan email dari shopee untuk mengikuti written test di Sopo Del Tower Office (lantai 30, Jl. Mega Kuningan Barat 3, Jakarta Selatan) esok harinya. Tentu, keesokan harinya saya datang untuk memenuhi panggilan written test tersebut. Dalam panggilan tes tahap ini, para kandidat diperintahkan untuk membawa cv dan fotokopi ktp.
    Written test yang diberikan shopee ada dua macam, yaitu: pertama, tes mencocokkan dua kata yang sama dari segi penulisannya. Kemudian para kandidat harus mengisi soal tersebut dengan diberi keterangan B (benar) dan S (salah), contoh disajikan dua kata: Satu...Sapu (ada perbedaan huruf pada dua kata tersebut,  maka anda seharusnya menjawab “S”). Kemudian written test yang kedua adalah tes koran yaitu Pauli test,  di mana para kandidat diberikan satu lembar kertas besar yang penuh dengan angka-angka. Para kandidat diharuskan menjumlahkan dua angka dari atas ke bawah sebanyak-banyaknya dengan instruksi “garis” selama waktu yang telah ditentukan. Bagi kalian para pencari kerja yang sudah sering mengikuti tes ini, pasti sudah sangat paham dengan teknis pekerjaannya, namun bagi kalian yang masih tergolong baru dan masih merasa asing dengan tes ini,  kalian bisa mencari referensi lain di internet.
    Kedua jenis written test ini tidak sekaligus dilakukan, karena shopee menerapkan sistem gugur. Jadi,  jika kalian berhasil lolos di written test tahap pertama (tes mencocokkan kata) otomatis kalian akan langsung mengikuti tes pauli. Namun jika kalian tidak berhasil di tes pertama,  kalian harus pulang dan mencoba lagi di kesempatan berikutnya dengan mencoba melamar kembali di careers shope.
    Saya mengikuti written test tahap pertama dengan baik. Saat diumumkan hasil dari tes tersebut, nama saya dinyatakan lolos dan harus mengikuti written test tahap dua. Tidak lama kemudian,  written test tahap dua dimulai (tes pauli) selama kurang lebih satu jam. Setelah selesai,  pihak shopee menjelaskan bahwa pengumuman di tahap kedua akan dilakukan melalui email di malam hari atau esok pagi harinya. Semua kandidat akan diemail baik yang lolos ke tahap selanjutnya,  maupun yang tidak lolos.
    Bagi yang lolos,  tahap selanjutnya adalah tahap interview user di mana tahap ini adalah tahap terakhir yang diberikan shopee kepada para calon kandidat. Saya pun mendapat email kembali dari shopee terkait pemberitahuan hasil dari written test: saya dinyatakan lolos dan diundang untuk tes tahap akhir (interview user) di tempat yang sama. Saya pun memutuskan untuk datang memenuhi panggilan tersebut.
     Seputar pertanyaan yang ditanyakan oleh user saat tes terakhir,  antara lain: perkenalan diri,  pengalaman kerja dan organisasi,  motivasi bekerja di shopee,  kelebihan dan kekurangan. Semua dapat saya jawab dengan baik dan lancar. Namun di ujung pembicaraan,  user menjelaskan bahwa saat ini bagian customer operation (hanya) akan menerima kandidat yang diposisikan sebagai desk collection untuk penagihan kredit shopee:

“apakah anda berminat?”,


Kemudian saya merasa-- "jauh dari yang saya harapkan", saya menjawab tidak berminat, sebab pada perusahaan sebelumnya saya sudah bekerja sebagai desk collection. User pun meyakinkan saya, menanyakan hal tersebut sebanyak empat kali,  saya tetap pada jawaban saya: “tidak”.
    Alih-alih ingin mempelajari ilmu lain yang belum saya dapat di tempat baru, saya malah diperintah untuk mengejar ilmu yang sama. Percaya pasti akan “ditolak” oleh shopee, saya pulang dengan hati yang sedikit kurang baik: “optimis dan takabur” beda tipis.
Pengumuman akan diberitahukan satu sampai dua minggu ke depan melalui email shopee: semua akan diemail baik yang lolos maupun tidak lolos,  walaupun dipastikan saya akan “tidak lolos” akibat pembicaraan terakhir dengan user.

Saya tetap akan mendapat email dari shopee.

Comments

Popular Posts