"Mampus Kau Dikoyak-koyak Sepi", Kata Chairil Anwar

Antara Kedatangan dan Keberangkatan:


Padang, 
Kira-kira sudah sepuluh tahun belakangan ku tak datang.
Segala kenang yang tak ingin dikenang malah terkenang,
Segala kenang yang diciptakan malah terlupakan.
Waktu itu, rintihan terdengar menggebu,
Tangisan mengoyak rindu,
Rindu mengoyak waktu,
Waktu terlalu singkat, rindu tak pernah dibayar tuntas.
Lalu Aku bingung,
sebuah tangisan yang kucipta, menyambut kedatangan atau keberangkatan?
Sial,
nyatanya antara kedatangan dan keberangkatan ada sebuah perpisahan.

“Mampus Kau dikoyak-koyak sepi”, 
kata Chairil Anwar setelah menyadari adanya sebuah perpisahan.


-Sitiung, Sumatera Barat (18 Mei 2017)

Comments

Popular Posts